Apel Siaga Bencana Kabupaten Sukoharjo, Kodim 0726/Sukoharjo Siapkan Personel dan Materiil Bencana

SUKOHARJO || jatenggayengnews.com – Bupati Sukoharjo Hj. Etik Suryani, S.E., M.M bersama Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi, S.E., dan Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit S.I.K, M.H mengambil Apel Siaga Bencana Kabupaten Sukoharjo bertempat di Halaman Setda Pemkab Sukoharjo, Selasa (14/11/23).

Dalam amanatnya Bupati menyampaikan, Sukoharjo secara geografis, geologis, demografis maupun hidrometeorologis, merupakan wilayah rawan bencana. Kejadian bencana yang mungkin terjadi di Kabupaten Sukoharjo sangatlah beragam baik jenis maupun skalanya. Meliputi banjir, tanah longsor, angin kencang, kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.

Berdasarkan data kejadian bencana di Kabupaten Sukoharjo dari bulan Januari-Oktober 2023 telah terjadi bencana angin kencang sebanyak 13 kali, banjir tiga kali, dan tanah longsor dua kali.

Prakiraan dari BMKG saat ini sudah memasuki musim hujan Tahun 2023/ 2024 sehingga perlu diwaspadai adanya masa transisi/pancaroba yang berakibat terjadinya cuaca ekstrem ditandai dengan hujan deras disertai petir dan angin kencang. Sedangkan puncak musim hujan jatuh pada bulan Januari hingga Februari 2024, dimungkinkan akan terjadi hujan lebat yang berakibat terjadinya banjir, tanah longsor dan angin kencang.

“Apel siaga bencana dimaksudkan untuk antisipasi terhadap dampak yang mungkin timbul dalam musim penghujan saat ini dan menyikapi perkembangan kebencanaan akhir-akhir ini,” kata Bupati.

Setelah Apel Siaga Bencana di lanjutkan pemeriksaan / Peninjauan alat peralatan Siaga Bencana. Menurut data BPBD SUkoharjo, secara geografis wilayah Sukoharjo dilintasi Sungai Bengawan Solo dan sejumlah anak sungai sehingga rawan terjadinya bencana banjir. Termasuk juga wilayah perbukitan di Sukoharjo selatan yang rawan bencana tanah longsor.

Sementara itu, Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi mengatakan, bahwa setiap menghadapi perubahan cuaca, pihaknya sudah menyiapkan personel serta melakukan pemetaan terhadap daerah rawan bencana alam di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

“Personel TNI juga siaga bencana termasuk seluruh Koramil jajaran Kodim 0726/Sukoharjo. Kita siap melaksanakan operasi bantuan penanggulangan bencan alam, termasuk beberapa peralatan yang kita punya juga siap digunakan dan siap diterjunkan sewaktu-waktu,” pungkas Dandim.