3 Bocah Di Karangrayung Tenggelam, Saat Berenang di Embung, 1 Orang Meninggal

GROBOGAN || jatenggayengnews.com – Peristiwa orang tenggelam terjadi di sebuah embung yang berada di Desa Telawah Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan, Selasa (12/09/2023).

Kapolsek Karangrayung Polres Grobogan Iptu Sutarjo mengatakan, dalam kejadian itu, tiga orang tenggelam di embung akibat tidak bisa berenang. Dua orang berhasil diselamatkan rekannya, sedangkan satu lainnya ditemukan warga setempat dalam keadaan telah meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia yakni SY (12), warga Desa Cekel Kecamatan Karangrayung. Jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Kapolsek Karangrayung Polres Grobogan.

Dua teman korban yang berhasil diselamatkan yakni AA (13) dan ARS (11). Keduanya merupakan warga Desa Cekel Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan.

Iptu Sutarjo menjelaskan, peristiwa berawal saat korban bersama dua temannya pergi ke embung air yang berada di Desa Telawah Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan dengan mengendarai sepeda motor.

Sesampainya di embung, mereka langsung memancing ikan. Selanjutnya, satu teman korban lainnya yakni AVBD (13) menyusul korban ke embung itu bersama dengan kedua temannya.

Kemudian, SY (12), AA (13) dan ARS (11) berenang di embung  dengan ukuran panjang 100 meter, lebar 70 meter dan kedalaman air 4 meter.

“Ternyata ketiganya tak bisa berenang dan langsung tenggelam. AVBD (13) yang mengetahui temannya tenggelam berinisiatif mengambil sebatang bambu untuk menarik ketiganya,” kata Iptu Sutarjo.

Usaha AVBD (13) untuk menarik temannya menggunakan bambu, akhirnya berhasil menyelamatkan AA (13) dan ARS (11). Sedangkan satu orang lainnya, yakni SY (12) semakin ke tengah dan akhirnya tenggelam.

“Salah satu dari mereka pergi ke kampung memberitahukan hal tersebut kepada warga. Selanjutnya warga sekitar berusaha mencari korban,” ungkap Kapolsek Karangrayung Polres Grobogan.

Setelah dilakukan pencarian oleh warga, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Setelah dilakukan pemeriksaan luar terhadap korban oleh tim Inafis Polres Grobogan bersama dengan tenaga medis dari Puskesmas Karangrayung II, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

“Keluarga korban tidak menghendaki dilakukan otopsi,” pungkas Kapolsek Karangrayung Polres Grobogan.

 

Wartawan : Heri

Editor         : Luluk