Nahas, Pelajar di Grobogan Tewas Tenggelam Saat Mandi di Sungai

GROBOGAN || jatenggayengnews.com – Nasib nahas dialami MFM (13), seorang pelajar laki-laki yang merupakan warga Desa Menduran Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan. Ia meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Lusi, ikut Desa Putat Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan, Jumat (22/09/2023).

Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan melalui Kapolsek Purwodadi AKP Dedy Setyanto mengatakan, peristiwa berawal saat korban bersama kedua temannya berniat untuk bermain dan mandi di Sungai Lusi.

Sesampainya di lokasi, kedua teman korban berenang terlebih dahulu di sungai tersebut. Kemudian, disusul oleh korban.

‘’Tetapi ternyata korban tak bisa berenang dan akhirnya tenggelam di Sungai yang berkedalaman 4 meter tersebut,’’ kata Kapolsek Purwodadi Polres Grobogan.

Melihat korban tenggelam, kedua temannya berusaha menolong. Tetapi, pada saat teman korban melakukan pertolongan, korban malah memegang kepala temannya, sehingga temannya tersebut malah ikut tenggelam.

‘’Teman korban yang ikut tenggelam, akhirnya bisa melepaskan diri,’’ ungkap AKP Dedy Setyanto.

Selanjutnya, teman korban masih berusaha melakukan pertolongan dengan menyodorkan sebatang kayu untuk pegangan korban.

‘’Namun, korban tidak dapat memegang kayu tersebut hingga akhirnya meninggal dunia,’’ ujar Kapolsek Purwodadi Polres Grobogan.

Teman korban, kemudian berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan tersebut, langsung berdatangan dan terjun ke sungai untuk melakukan pencarian terhadap korban.

‘’Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,’’ jelas AKP Dedy Setyanto.

Kejadian tersebut, kemudian dilaporkan ke Polsek Purwodadi Polres Grobogan. Selanjutnya, karena keluarga telah menerimakan kejadian tersebut, korban diserahkan untuk segera dimakamkan.

Kapolsek Purwodadi Polres Grobogan mengimbau kepada masyarakat Kecamatan Purwodadi agar selalu berhati-hati dan waspada saat melakukan aktifitas di sekitar sungai.

‘’Awasi anak-anak agar tidak bermain, mandi ataupun memancing di Sungai. Terlebih bagi yang tidak bisa berenang, agar kedepannya tidak ada korban seperti ini lagi,’’ pungkas Kapolsek Purwodadi Polres Grobogan.