Agar Permudah Tantangan Kedepan, Pj Gubernur Gelar Doa Bersama Dengan Anak Yatim

SEMARANG || jatenggayengnews.com – Puluhan anak yatim dari Panti Asuhan Ar Rodiyah, Sambiroto, Kota Semarang mengikuti Khataman Al-Quran serta pembacaan Yasin dan tahlil  di Rumah Dinas Puri Gedeh, Kamis (21/9/2023). Acara itu digelar dalam rangka penyambutan dan doa bersama untuk Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., yang akan mulai tinggal di Puri Gedeh.

Pj Gubernur bersama istri, Shinta Nana Sudjana rencananya akan tinggal di Puri Gedeh mulai dari akhir pekan ini. Rumah itu akan ditinggalinya selama mengemban tugas sebagai Penjabat Gubernur Jawa Tengah, hingga terpilihnya pemimpin baru di Jawa Tengah.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak-ibu dan adik-adik sekalian. Kami sengaja mengundang dalam rangka memasuki Rumah Dinas Puri Gedeh. Saya bersama keluarga akan menempati rumah ini dan menjadi tempat tinggal (saya) mulai besok,” kata Pj Gubernur saat memberikan sambutan.

Puri Gedeh merupakan rumah dinas yang dulu ditempati oleh gubernur sebelumnya.  Setelah peralihan jabatan, rumah yang berada di Jalan Gubernur Budiono, Gajahmungkur, Kota Semarang itu, kemudian ditata ulang. Saat proses penataan ulang Puri Gedeh, Pj Gubernur untuk sementara, tinggal di Wisma Perdamaian yang berada di kawasan Tugu Muda Semarang.

“Kita harapkan rumah ini (Puri Gedeh) menjadi rumah yang nyaman dan penuh barokah,” kata Pj Gubernur.

Pj Gubernur menjelaskan, ditunjuk sebagai Penjabat Gubernur Jawa Tengah merupakan amanah dan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Maka dari itu, Pj Gubernur meminta bimbingan dan doa dari seluruh masyarakat Jawa Tengah agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Semoga keberadaan saya dapat bermanfaat bagi masyarakat Jawa Tengah,” ucap Pj Gubernur.

Doa bersama dengan anak yatim itu juga sebagai upaya dari Pemerintah Jawa Tengah agar dimudahkan dalam melalui berbagai persoalan dan tantangan ke depan. Beberapa persoalan itu mengenai kondisi iklim serta fenomena El Nino yang menyebabkan kekeringan dan kekurangan air di berbagai daerah di Jawa Tengah.

“Semoga di Jawa Tengah ini punya solusi dan ada jalan keluarnya. Semoga Allah memberikan jalan keluar, sehingga kekeringan ini sebentar dan hanya lewat,” tuturnya.