Cikgu Malaysia Terkesima Penampilan Calung dan Makanan Tradisional di Pontren Almatera Temanggung

TEMANGGUNG || jatenggayengnews.com – Menindaklanjuti hubungan kerjasama Internasional dengan Indonesia, Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Sungai Abong dan SMK Pekan Baru, Muar Johor Malaysia mengadakan kunjungan ke Pondok Pesantren Modern Al Mu’min Muhammadiyah (ALMATERA) Tembarak Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Kedatangan para Cikqu dari Malaysia disambut dengan Tarian Kreasi di Gedung Asrama Putri, Kamis 28 September 2023.

Rombongan Guru (Cikgu) dari Muar Johor Malaysia tersebut terkesima dengan penyambutan tamu luar negeri di Pondok Pesantren Al Mu’min (ALMATERA) Temanggung, yaitu disambut dengan flasmob musik Calung di depan sekolah, kemudian berbagai penampilan taru kreasi di panggung acara, termasuk penampilan Tari Saman oleh para santri Almatera.

Perwakilan Cikgu Malaysia Encik Azmi Bin Diron, Penolong Kanan Hal Ikhwal Murid SMK Sungai Abong menyampaikan ucapan terimakasih atas penyambutan yang dinilainya begitu mengesankan dan membuat banyak kenangan di Indonesia, serta pengalaman tak terlupakan termasuk makanan tradisional khas Temanggung mengingatkan kembali ketika kecil makan singkong.

Hadir Ketua Majelis Dikdasmen PNF PWM Jateng, Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah, Ketua PDM dan PDA Temanggung dan jajarannya, Camat Tembarak dan unsur Forkompimcam, para Pengawas Pendidikan SD, SMP dan SMA, Kepala Desa Sekitar dan ustadz ustadzah Pontren Almatera Temanggung.
Dalam laporan penyambutan tamu Malaysia oleh Wakil Direktur Almatera Makmun Pitoyo disampaikan bahwa, santri Almatera saat ini berjumlah lebih dari 800 santri.

Banyak prestasi yang membanggakan baik lingkup Daerah, Provinsi, Nasional maupun Internasional. Kedatangan rombongan Cikgu dari Johor Malaysia merupakan kunjungan balik setelah perwakilan Almatera beserta santri melawat ke Malaysia dan menandatangani MOU beberapa bulan lalu.

Majelis Dikdasmen PWM Jawa Tengah Dani Muhtado menyampaikan, Jawa Tengah memiliki target 35 sekolah memiliki kelas internasional dan saat ini baru 2 sekolah termasuk Almatera yang sudah memulai hubungan internasional sejak 5 tahun yang lalu. Kata kuncinya adalah untuk saling mengenal budaya, bahasa, adat istiadat dan model pendidikan diantara dua negara yang menjalin hubungan kerjasama internasional.

Usai acara resmi penyambutan tamu di ruang Asrama Putri, dilanjutkan dengan kunjungan studi tiru ke kelas untuk melihat langsung proses belajar mengajar di pontren Almatera. (Budhy Sanjaya)