Satgas TMMD Sengkuyung Kodim Boyolali, Hadirkan Penyuluhan Pengolahan Limbah Ternak dan Penyuluhan Pertanian

BOYOLALI || jatenggayengnews.com – Untuk pencapain target sasaran dalam TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0724/Boyolali tidak hanya sasaran fisik melainkan sasaran non fisik pun harus tercapai dalam program tersebut. Tercapainya target sasaran fisik maupun non fisik tepat waktu merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan Program TMMD.

Guna mencapai target sasaran non fisik tersebut Kodim 0724/Boyolali menggelar penyuluhan di bidang peternakan kepada warga Desa Bantengan Kecamatan Karanggede Kabupaten Boyolali. Penyuluhan yang berlangsung di Balai Desa Bantengan tersebut melibatkan Tim Penyuluh dari Dinas Peternakan dan Pertanian dari Kabupaten Boyolali. Selasa (10/10/23)

Kapten Inf Doni selaku Perwira Koordinator kegiatan saat mendampingi Tim Penyuluh mengatakan penyuluhan kepada warga merupakan target sasaran non fisik yang harus tercapai dalam TMMD Sengkuyung Tahap III.

“Dalam memberikan penyuluhan kita libatkan narasumber dari lintas instansi sesuai dengan bidangnya masing masing,” Jelas Kapten Inf Doni

Sementara itu, Ibu Fajar (35) dari DLH Kabupaten Boyolali selaku narasumber mengatakan limbah ternak di bagi menjadi 2 yaitu limbah padat dan limbah cair, rata rata berupa kotoran sapi dan urinenya , Limbah padat ternak sapi berupa feces dapat dimanfaatkan melalui komposisasi. Apalagi feces ternak mengandung bahan organik, protein dan unsur hara yang cukup tinggi sehingga bagus untuk pakan jasad renik dan hewan tertentu serta untuk tanaman. Dengan memanfaatkan limbah padat menjadi kompos maka banyak keuntungan yang diperoleh, sekaligus kebersihan dan keindahan lingkungan dapat  terjaga.

Selain hal tersebut, Narasumber juga menjelaskan limbah peternakan dapat di jadikan biogas dan dimanfaatkan menjadi sumber energi alternatif yang menggunakan bahan-bahan organik dalam proses pembuatannya seperti limbah peternakan, limbah pertanian, sampah organik, dan limbah organik lainnya. Pada prinsipnya teknologi biogas memberikan kemudahan didalam proses pembuatannya,

Salah satu warga mengatakan kegiataan ini sangat di tunggu karena rata- rata warga desa Bantengan adalah peternak dan petani, ia berharap agar mendapatkan ilmu tentang tata cara pembuatan dan pemanfaat biogas agar bisa di manfaatkan untuk rumah tangga.

Dengan ada nya biogas semoga bisa memangkas anggaran dapur yang biasanya kita beli gas elpiji dengan adanya ilmu dari kegiatan non fisik TMMD dapat kita terapkan dirumah kami. (Agus Kemplu)