Salurkan Bantuan Air Bersih, Anggota PSHT dan Polisi di Grobogan Geruduk Warga Karanganyar

GROBOGAN || jatenggayengnews.com – Kedatangan anggota Polsek Geyer Polres Grobogan bersama anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) mengejutkan warga Desa Karanganyar Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan.

Namun setelah mengetahui maksud kedatangan mereka, warga senang. Karena kedatangannya bersama 2 mobil tangki yang membawa air bersih untuk membantu warga yang terdampak musim kemarau.

Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan melalui PLT Kapolsek Geyer Polres Grobogan AKP Suratmin mengatakan penyaluran air bersih tersebut memiliki dua makna. Selain sinergitas Polri dan para pesilat, juga membantu masyarakat.

“Selain itu dengan menggandeng para pesilat  diharapkan dapat mencegah terjadinya gesekan yang dapat terjadi. Baik antar pesilat maupun dengan masyarakat,” jelas PLT Kapolsek Geyer Polres Grobogan, Kamis (12/10/2023).

Dalam kegiatan penyaluran air bersih tersebut, lanjut AKP Suratmin, pihaknya mengimbau para pesilat dan warga untuk tidak mudah terprovokasi apabila muncul berita bohong atau hoaks. Karena belum tentu kebenarannya, namun justru muncul konflik.

Polsek Geyer Polres Grobogan dalam kegiatan tersebut menyalurkan bantuan air sebanyak 10.000 liter. Di mana terbagi dalam dua mobil tangki yang masing-masing mengangkut 5.000 liter air.

Setelah mengetahui kedatangan sejumlah anggota Polsek Geyer dan perguruan silat PSHT untuk membantu air bersih, warga Karanganyar, Geyer, Grobogan yang terdampak kekeringan merasa senang.

Mereka pun mengantri untuk mendapatkan air bersih dari mobil tangki. Anggota Polsek Geyer Polres Grobogan bersama para pesilat dari PSHT mengisi bak, ember dan jerigen yang dibawa warga dengan air bersih.

Kepala Desa Karanganyar, Geyer, Mas’in mengatakan, selama ini warga setempat memang kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.

“Semoga bantuan air bersih seperti ini dapat terus berlanjut kedepannya sehingga kebutuhan warga akan air bersih dapat tercukupi selama musim kemarau,” pungkas Kepala Desa Karanganyar.