Viral!! Perampokan 18 Jam Tangan Mewah, Pria Inisial HK Ditembak Kakinya

JAKARTA || JATENGGAYENGNEWS.com– Perampokan 18 jam tangan mewah di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Tangerang, menyita perhatian. Sosok pelaku utama pria inisial HK harus ditembak kakinya karena melawan saat ditangkap polisi.

Perampokan itu terjadi pada Sabtu (08/06). Perampokan didalangi oleh pria inisial HK yang berhasil menggasak 18 jam tangan mewah. Total kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai Rp 12,85 miliar.

Polisi berhasil mengamankan empat orang dari perampokan di PIK tersebut. Empat tersangka itu adalah pria berinisial HK, yang melakukan perampokan dan mengancam karyawan toko. Selain itu, tiga orang partners in crime-nya berinisial MAH, DK, dan TFZ, yang turut serta menjual barang hasil curian.

Dalami Dugaan Keterlibatan Pegawai Toko

Sebuah toko jam tangan mewah di kawasan Pantai Indah Kapuk dirampok oleh pria berinisial HK yang kini ditetapkan sebagai tersangka. Polisi saat ini juga mendalami dugaan karyawan toko terlibat dalam perampokan.

“Terhadap video yang beredar, yang mana dalam video tersebut Tersangka seorang diri dan tidak ada perlawanan dari pihak pegawai, tentunya ini akan kita lakukan pendalaman, termasuk mendalami apakah ada unsur keterlibatan pegawai di dalamnya,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Di lansir Dari Detiknews, Jumat (14/06).

Kecurigaan adanya dugaan keterlibatan karyawan toko berawal dari video perampokan yang viral di media sosial. Video itu memperlihatkan tidak adanya perlawanan yang dilakukan karyawan toko saat tersangka HK melakukan perampokan.

Wira mengatakan penyelidikan kasus tersebut tidak berhenti dengan ditangkapnya pelaku HK. Dia mengatakan adanya dugaan pihak lain terlibat aksi itu akan ditelusuri.

“Ini ke depan jadi PR kita, nanti akan didalami,” katanya.

Sosok Penadah Adik Ipar Tersangka HK

Polisi mengungkap perkembangan terbaru dari kasus perampokan jam tangan mewah yang terjadi di sebuah toko di kawasan Pantau Indah Kapuk. Polisi menyebutkan salah satu dari tiga penadah merupakan adik ipar pelaku HK.

“Salah satu di antara penadah adalah adik ipar tersangka,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya.

Kombes Wira kemudian menjelaskan dua penadah lainnya merupakan teman tersangka HK.

“Dua lainnya adalah teman bermain HK,” jelas Wira.

Dia pun mengatakan, kepada tersangka HK akan disangkakan dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Sementara terhadap ketiga penadah bakal dikenakan Pasal 480 KUHP tentang tindak pidana perbuatan jahat atau penadahan. (Din/red)